AGPG adalah Asosiasi Gerakan Penulis Grobogan yang akan mensukseskan kita dalam Gema Rusa Menuku. Apa itu Gema Rusa Menuku? Ya Gema Rusa Menuku adalah Gerakan Bersama Bisa Menulis Buku. Gema Rusa Menuku adalah program dari Dinas Kabupaten Grobogan untuk memecahkan rekor Muri dalam penulisan Buku.
Tepat Hari Selasa tanggal 25 Maret 2025 kami guru Kabupaten Grobogan mengikuti Diklat Penulisan Buku yang bertemakan Gema Rusa Menuku dengan cara daring (via zoom). Pembukaan Diklat Penulisan Buku dimoderatori oleh Ibu Farida Nurul Q. Adapun susunan acaranya adalah
1. Menyanyikan lagu Indonesia Raya.
2. Laporan ketua AGPG dari Ibu Titiek Soertirahajoe:
a. menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah mendampingi peserta untuk menghasilkan sebuah buku,
b. Diklat Penulisan Buku diikuti oleh 1.300 guru di Kabupaten Grobogan,
c. Diklat Penulisan buku dilakukan selama 3 hari yaitu pada tanggal 25 dan 26 Maret 2025 secara daring dan dilanjutkan pertemuan luring setelah Hari Raya Idul Fitri,
d. Peserta Diklat Penulisan Buku akan memperoleh pendampingan menulis buku selama tiga bulan.
3. Diklat Penlisan Buku dibuka oleh Bapak Drs. H. Purnyomo, M.Pd. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Bapak Purnyomo diantaranya adalah:
a. Beliau akan selalu mengapresiasi guru yang mengembangkan kompetensinya,
b. Guru harus bisa menghasilkan sebuah karya,
c. Karya yang terbaik akan diapresiasi oleh beliau,
d. Belajarlah dari ayunan sampai liang lahat,
e. Usahakan menjadi penulis agar menjadi penulis professional.
4. Penutup
Pembukaan kegiatan telah usai kemudian dilanjutkan dengan materi yang dipimpin oleh Ibu Lilik Rahmawati. Nara sumber kegiatan Diklat Penulisan Buku hari ini adalah Ibu Sutarti dan Bapak Eko Budiyono. Beliau adalah penulis hebat yang sudah menghasilkan banyak buku dan prestasi-prestasi yang diraih.
Narasumber pertama adalah Ibu Sutarti, S.Pd. SD. Beliau adalah kepala sekolah SDN 1 Krangganharjo Kecamatan Toroh. Banyak sekali ilmu bermanfaat yang dipaparkan oleh beliau. Materi yang dipaparkan oleh Ibu Surtarti adalah pengertian menulis buku, cara membangun reputasi sebagia penulis buku, cara membangun reputasi sebagai ahli, proses penulisan buku, dan bagaimana melakukan revisi tulisan buku.
Narasumber yang kedua yaitu Bapak Eko Budiyono. Beliau adalah kepala sekolah SDN Trowolu Ngaringan selain kepala sekolah beliau juga pernah meraih juara 2 sebagai Kepala sekolah berprestasi. Materi yang disampaikan oleh Bapak Eko Budiyono adalah Teknik dalam menulis buku. Mulai dari menulis judul, pendahuluan, isi, sampai kesimpulan. Ada pesan yang membekas dari beliau bahwa jika dalam satu kalimat terdapat 14 kata berarti kalimatnya sudah ruwet.
Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar