Hari ini tanggal 25 Maret 2025 Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan bersama AGPG (Asosasi Guru Penulis Grobogan) mengadakan "Diklat Penulisan Buku". Berdasarkan surat edaran dari Dinas Kabupaten Grobogan Kepala Dinas Kabupaten Grobogan menghimbau agar para guru dan kepala sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan dapat mengikuti kegiatan tersebut sebagai sarana untuk menambah kompetensi guru. Kegiatan ini diikuti sekitar 1300 guru dan kepala sekolah di kabupaten Grobogan. Saya menjadi salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan diklat ini akan diselenggarakan secara daring dengan media zoom meeting dan live streaming Youtube serta luring.
Saya termotivasi mengikuti kegiatan ini karena menulis adalah hal yang baru bagi saya. Menurut saya menulis adalah hal yang sulit. Mengingat saat mengenyam pendidikan Sarjana dahulu untuk membuat jurnal yang dipublikasikan saja saya harus bolak balik revisi dengan dosen pembimbing saya serta cek plagiarism agar jurnal dapat diterbitkan. Nah, dengan adanya kegiatan diklat Menulis Buku ini saya berharap dapat lebih mendalami tentang teknik menulis sehingga bisa menghasilkan karya tulisan yang bisa dinikmati para pembaca.
Kegiatan pada hari ini terbagi menjadi 5 sesi dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 11.30 dengan MC (Master of Ceremony) Ibu Farida Nurul Qomariah, M.Pd. dan sebagai moderator Ibu Lilik Rahmawati, S.Pd., M.Pd. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kabupaten Grobogan Drs. H. Purnyomo, M.Pd, dalam sambutannya beliau memberikan motivasi kepada kepada para peserta untuk menyukseskan program "Gema Rusa Menuku" (Gerakan Bersama Guru Menulis Buku) dengan harapan para guru di kabupaten Grobogan dapat menelurkan karya tulisan dalam bentuk buku sebagai salah satu program untuk meningkatkan Literasi di kalangan sekolah. Lebih lanjut beliau memaparkan bahwa literasi anak dimulai dengan membaca baru diikuti menulis. Dengan adanya guru disetiap sekolah yang menulis buku akan dapat meningkatkan literasi. Kepala Dinas juga memberikan apresiasi kepada guru dan kepala sekolah yang sudah mengikuti Diklat AGPG. Beliau lebih lanjut menyatakan akan memberikan reward pada buku yang diterbitkan sesuai kategori terbaik dan terfavorit.
Sesuai dengan ekspektasi saya mengenai materi yang disampaikan sangat mengakomodir rasa ingin tahu saya. Sesi pertama materi Pengenalan Penulisan Buku disampaikan oleh Ibu Sutarti, S.Pd., beliau merupakan kepala sekolah SDN 1 Krangganharjo. Kemampuan menulisnya sudah tidak diragukan lagi lebih dari 10 buku sudah beliau terbitkan. Dalam pemaparannya beliau menularkan pengalamannya dalam menulis dengan detail dan rinci tentang tahapan yang harus dilalui dalam menulis buku. Tahapan tersebut dimulai dari pra- menulis (perencanaan) – menulis draft pertama – revisi tulisan – penyuntingan - publikasi. Semua tahapan tersebut dikupas tuntas oleh beliau dengan sangat mendalam dan terperinci, hal itu membuat saya menjadi paham akan kesulitan yang saya alami ketika ingin memulai menulis.
Lebih lanjut, Ibu Sutarti juga berbagi tips dalam menulis buku yaitu harus menulis secara teratur, memilih waktu yang efektif untuk menulis agar terhindar dari gangguan sehingga ide-ide brilliant kita akan muncul dan mengalir. Semua tips yang disampaikan beliau sangat bermanfaat bagi saya yang pemula ini.
Materi selanjutnya tentang "Teknik Penulisan Buku" yang disampaikan oleh Bapak Eko Budiyono M.Pd. yang merupakan kepala sekolah SDN 2 Trowulan kecamatan ngaringan. Beliau adalah seorang guru Penulis Grobogan dan guru penggiat literasi di kabupaten Grobogan. Banyak prestasi yang sudah beliau peroleh salah satunya adalah Juara 2 kepala sekolah berprestasi tingkat kabupaten. Disamping itu, beliau juga mendirikan taman baca aksara Jawa di rumah beliau tepatnya dusun Singopranan kecamatan Ngaringan. Wow….sangat menginspirasi sekali beliau ini ya..
Pengalaman dalam menulis, beliau tularkan dengan sangat jelas dan gamblang. Beliau juga memberikan tips tentang penulisan berbagai jenis buku yang sangat membantu sekali ketika saya akan memulai menulis nanti. Sungguh semua pemateri menyajikan pemahaman dan pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya pribadi.
Tiba di akhir sesi tanya jawab, semua peserta antusias untuk menyampaikan rasa ingin tahu mereka. Semua pertanyaan dijawab pemateri dengan penjelasan yang sangat mudah dipahami kami sebagai peserta. Meskipun tidak semua pertanyaan terakomodir karena keterbatasan waktu dan banyaknya peserta yang mengikuti diklat, bagi saya pribadi semua jawaban sudah sangat mewakili untuk menjawab semua kebingungan yang saya alami selama ini.
Kegiatan diklat kali ini benar-benar merubah mindset saya dari yang awalnya merasa menulis itu sulit menjadi yokk semangat menulis ! Demikianlah pengalaman hari pertama saya dalam mengikuti kegiatan Diklat Menulis kali ini, tetap semangat untuk terus belajar dan mencoba hal-hal baru. Salam literasi ! Tanti Nurpuspita-25 Maret 2025
Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar