Gema Rusa Menuku, mendengar akronim tersebut pada awalnya sangatlah membuat saya menjadi penasaran. Setelah tahu bahwa akronim tersebut memiliki arti kata Gerakan Bersama Guru Menulis Buku yang digagas oleh AGPG ( Asosiasi Guru Penulis Grobogan ) menjadikan saya terpacu untuk mengikutinya.
Selasa, 25 Maret 2025 adalah hari pertama pelatihan menulis buku dimulai. Saat bergabung zoom membuat saya menjadi kagum dengan banyaknya peserta yang mengikuti pada hari pertama ini. Bahkan peserta yang tidak bisa bergabung lewat zoom diminta untuk bisa bergabung melalui chanel youtube. Antusiasme peserta yang semuanya adalah guru yang berasal dari berbagi jenjang pendidikan membuat saya semakin yakin bahwa kegiatan ini tentunya akan menjadi gebrakan baru di dunia pendidikan terutama guru di Kabupaten Grobogan.
Dari kegiatan pelatihan ini, peserta diharapkan tahu bahwa menulis itu memang harus dipaksakan yang nantinya akan bertumbuh menjadi sebuah hobi baru yang menyenangkan. Pada sesi pertama narasumber mengenalkan kepada peserta mengenai proses penulisan buku yang disampaikan oleh Ibu Sutarti, S.Pd. Beliau mengajak peserta bagaimana mengolah ide-ide kreatif yang tentunya nanti akan menjadi bahan dalam kegiatan menulis.
Pada sesi kedua diisi oleh Bapak Eko Budiono, M.Pd mengenai teknik penulisan buku yang menjelaskan bahwa ada beberapa aspek yang harus diketahui seorang penulis supaya hasil tulisannya nanti menjadi menarik perhatian pembaca.
Pada sesi terakhir ada kegiatan tanya jawab peserta yang masih penasaran dengan kegiatan pelatihan penulisan buku pada hari ini. Menurut saya, hari pertama ini sangat menyenangkan dan sangat antusias sekali. Kegiatan pelatihan menulis buku yang saya ikuti mulai hari ini menjadikan saya sebagai penulis pemula semakin sadar bahwa kegiatan menulis harus dipaksakan, dibiasakan, dan nantinya akan menjadi sebuah hobi yang menyenangkan. Melalui kegiatan ini semua guru yang ada di Kabupaten Grobogan akan menjadi agen perubahan peningkatan literasi yang bisa diterapakn pada dunia pendidikan di instansi mereka masing-masing yang dampaknya bisa dirasakan oleh peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, kegiatan pelatihan menulis buku ini juga dapat menjadikan peserta menjadi produktif dalam menghasilkan karya – karya inovatif di dunia tulis menulis. Hal ini tentunya juga akan menjadikan Kabupaten Grobogan menjadi kabupaten yang literat dengan adanya penulis yang produktif.
Salam Literasi !
Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar