Oleh : Lelik Lamtoyo, S.Pd.SD.
SD Negeri 3 Ngraji
Dibulan Ramadhan yang penuh berkah ini, Saya berniat dengan tulus ikhlas melaksanakan pengembangan diri. Diklat Penulisan Buku yang diselenggarakan AGPG bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan merupakan bagian dari pengembangan profesionalisme. Sebagai guru professional wajib melaksanakan tuntutan tersebut, Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Ka. Dinas Pendidikan pada saat pembinaan Pasca Guru Sertifikasi.
Pada hari Selasa, 25 Maret 2025 pelaksanaan Diklat pertama dengan system Daring ( Dalam Jaringan) yang diikuti oleh 1.300 an peserta. Bertepatan dengan tanggal peringatan hari PGRI maka seragam yang dipakai adalah Batik Kusuma Bangsa. Pukul 08.00 dimulai, rangakian acara dibacakan oleh Pembawa Acara Ibu Farida Nurul Qomariah, M.Pd. dengan penuh semangat dan murah senyum. Sebagai Moderator Ibu Lilik Rahmawati, M.Pd. yang telah memandu jalannya diklat dari awal sampai akhir acara. Semangat gaya bicaranya beliau berdua bisa memotivasi kami dalam berbicara didepan orang banyak.
Dipenghujung materi yang disampaikan oleh Ibu Sutarti, S.Pd.SD Kepala Sekolah SD Negeri 1 Krangganharjo Kecamatan Toroh. Pemateri pertama ini menyampaikan tentang Pengenalan Penulisan Buku, beliau menguraikan materi dengan jelas dan mudah dipahami peserta Diklat. Buku yang akan dibuat bisa berupa Fiksi dan Non Fiksi, Motifasi yg diberikan narasumber "sebelum mencoba jangan takut salah". Proses Penulisan Buku melalui Tahapan-tahapan, diantaranya : 1. Pra Menulis, 2. Menulis Draf Pertama, 3. Revisi Tulisan, 4. Penyuntingan, 5. Publikasi. Sedangkan Langkah-langkah Pra Menulis yaitu : a. Merencanakan Topik, b. Menentukan Topik, c. Penelitian dan Pengumpulan Informasi, d. Membuat Kerangka Tulisan(Outline) e. Penentuan Tujuan dan Audiens, f. Menetukan Gaya dan Nada Penulisan.
Pemahaman peserta akan lebih jelas lagi, sehingga disambung dengan narasumber kedua oleh Bapak Eko Budiyono, S.Pd.SD., M.Pd. yang memaparkan tentang Teknik Penulisan Buku. Beliau memberikan trik dalam pembuatan judul buku diantaranya bisa dengan akronim, jangan dibocorkan isi buku agar pembaca penasaran sehingga tertarik untuk membacanya. Gaya Penulisan harus jelas, singkat, efektif sedangkan kesesuaian tujuanharus disesuaikan dengan sasaran pembaca. Kesesuaian dengan Genre harus disesuaikan dengan karya tulis dan jenis buku.
Ditengah pemaparan pemateri yang kedua semntara dijeda dengan acara pembukaan oleh Kadinas Pendidikan Kabupaten Grobogan Bapak Drs. H. Purnyomo, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa implementasi guru sertifikasi adalah Pengembangan Diri (Diklat/ Melanjutkkan ke S2). Guru harus mampu menunjukkan keprofesionalannya, bisa menerapkan "Ing Ngarso Sung Tulodho Ing Madya Mangun Karso Tutwuri Handayani". Harapan dari Diklat ini agar bisa menuangkan gagasan, mengimplementasikan pikiran dalam bentuk tulisan dilanjutkan cetak menjadi buku. Profesi Guru adalah amanah untuk mencerdaskan anak-anak bangsa sebagai penerus generasi yang akan datang. Dengan baca'an Bismillahirohmanirohim acara Diklat Penulisan Buku dinyatakan "dibuka".
Melanjutkan materi kedua mengenai Penggunaan Bahasa yang Tepat harus sesuai , akurat bisa melihat pada KBBI. Penggunaan Kalimat dan Paragraf yang efektif untuk menyampaikan pesan. Penggunaan Elemn-Elemen Penulisanseperti Judul, subjudul, dan Ilustrasi untuk memperjelas dan memperkaya karya tulis. Manfaat Teknik Penulisan Buku diantaranya adalah Meningkatkan kualitas karya, efektifitas komunikasi, kKepuasan Pembaca, dan Reputasi Penulis.
Materi sudah disampaikan dua narasumber, untuk memperjelas materi maka peserta diberikan kesempatan bertanya pada sesi Tanya jawab. Karena begitu antusiasnya peserta maka banyak yang ingin menyampaikan pertanyaan yang ada pada pemikirannya, namun dari moderator memberikan kesempatan 3 penanya. Untuk peserta Zoom meluntarkan 3 pertanyaan, sedangkan dari chat/ youtube juga dibacakan 3 pertanyaan.
Narasumber yang begitu hebatnya, mampu menguasai materi mengenai penulisan buku yang sudah menghasilkan puluhan karya buku dan segudang prestasinya. Semua pertanyaan dapat dijawab dengan jelas dan mudah diterima oleh penanya sehingga mereka merasa puas akan pertanyaann mereka. Karena terbatasnya waktu maka pelaksaan diklat diakhiri, bagi peseta yang masih belum bisa menyampaikan pertanyaannya bisa melalui group WA.
Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar