Oleh : Kiki Oktarina
SD Negeri 3 Monggot
Selasa, tanggal 25 Maret 2025 kami guru di kabupaten Grobogan mengikuti Diklat penulisan buku dengan AGPG yang bekerja sama degan Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan. Melalui zoom kita diberikan penjelasan dan gambaran untuk menulis buku.
Kegiatan zoom ini dihadiri oleh banyak tokoh yang menjadi inspirasi dalam menerbitkan penulisan buku. Salah satunya adalah ibu Sutarti, S.Pd, beliau memberi langkah – langkah yang akan dilakukan ketika mau menuliskan buku diantaranya :
1. Pra menulis (perencanaan )
2. Menulis draf pertama
3. Revisi tulisan
4. Penyutingan
5. Publikasi (penerbitan )
Dengan adanya langkah-langkah tersebut saya menjadi sedikit mengerti cara yang harus dilakukan jika ingin menulis buku. Meskipun saya bingung akan menulis apa karena yang paling sulit adalah perencanaan atau ide apa yang akan dituliskan untuk menulis buku.
Pemberi materi selanjutnya bapak Eko Budiyono, M.Pd beliau menjelaskan bahwa hal yang paling penting ketika menulis buku adalah pemilihan judul buku. Pemilihan judul buku harus menarik dan memilih kosa kata yang membuat pembaca merasa penasaran dan tertarik saat pertama kali membaca judulnya saja .
Penlisan buku dibagi menjadi dua diantaranya buku fiksi dan buku non fiksi. Buku fiksi merupakan buku yang berisi tentang khayalan tidak nyata contohnya cerpen, novel,dll. sedangkan non fiksi adalah buku yang berisi realita atau kenyataan yang sebernarnya.
Dalam menlis buku kita harus mengatur emosi pada diri kita, karena itu berpengaruh pada penulisan buku. Kita juga diarahkan untuk mencari referensi dalam penulisan buku bisa dengan pergi kesuatu tempat yang membuat kita merasa nyaman sehingga akan muncul ide untuk menulis buku.
Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar