Di dalam ruang guru yang tidak begitu lebar, Jamilah membuka laptop tuanya dengan penuh semangat. Bulan Ramadhan kali ini terasa berbeda baginya. Setelah mencapai ke 25 hari dan mengaji, dia menyempatkan diri mengikuti sebuah komunitas kepenulisan. Diklat ini yang diadakan oleh Asosiasi Guru Penulis Grobogan (AGPG) secara daring dan luring. Tepatnya hari ini Selasa tanggal 25 Maret 2025 dilaksanakan secara online. Kemudian acara berikutnya dilanjutkan bulan April secara luring
Tema yang diangkat begitu inspiratif, menggugah imajinasinya, yaitu Gerakan Bersama Guru Bisa Menulis. Tema kegiatan ini, membawa Jamilah pada memori masa kecilnya. Kali ini Ramadhan akan berbeda dengan menulis, menuangkan harapan, perjuangan, dan kebahagiaan sederhana yang kerap terlupakan.
Saya bangga mengikuti kegiatan ini sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas diri. Setiap materi yang disampaikan narasumber Ibu Tatik dan Bapak Eko mendapatkan tanggapan yang hangat, penuh dukungan dari sesama anggota. Bagi Jamilah, setiap komentar adalah sinar harapan yang menyala, memberikan rasa kebermaknaan. Acara berlangsung dari jam 08.00 sampai 11.30 WIB. Jamilah menyimak dengan penuh seksama. Di penghujung acara tiba, saatnya Jamilah bangkit lagi untuk menulis. Ia tersenyum, bukan hanya karena kepuasan telah mendapatkan motivasi, tetapi juga karena Ramadhan kali ini telah mengajarinya bahwa berbagi, baik melalui tulisan maupun tindakan, adalah bagian dari keindahan ibadah.
Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar