Khususnya dalam pemanfaatan teknologi, guru dituntut dapat memiliki skill dalam mengajar menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
Upaya yang dilakukan untuk mendorong guru memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam setiap proses kegiatan belajar mengajar ialah dengan guru mau belajar dan mengembangkan diri memanfaatkan teknologi dan komunikasi.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK terdiri dari dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Dalam kamus Oxford (1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar.
Kurangnya pemanfaatan teknologi informasitka dan komunikasi di dalam proses pembelajaran di kelas disebabkan oleh tidak adanya akses, kurangnya skil yang dimiliki oleh guru, tidak adanya kemauan guru untuk menggunakan TIK, rendahnya sarana prasarana penunjang TIK di dalam kelas.
Maka dari itu Penggunaan teknologi dalam kelas yang dilakukan oleh seorang pendidik secara sederhana adalah penggunaan laptop dan layar proyektor. Melalui sarana ini pendidik diharapkan mampu menguasai teknologi penggunaan laptop dan perangkatnya sebagai media pembelajaran. Pendidik dapat mengasah keterampilan dan meningkatkan profesionalismenya dalam menguasai teknologi.
Secara terpisah pengertian teknologi informasi dan teknologi komunikasi dapat dibedakan menjadi teknologi informasi dan teknologi komunikasi:
1. Teknologi informasi digunakan untuk mengolah informasi. Contoh teknologi informasi adalah komputer.
2. Teknologi komunikasi digunakan untuk memindahkan informasi dari sumber ke penerima. Contoh teknologi komunikasi adalah telepon dan televisi.
Diabad 21 teknolosi informasi dan komunikasi merupakan soko guru (penopang) efektifnya penyelenggara pendidikan.
Menurut Sadiman dkk (2012) secara umum media berbasik teknologi dan komunikasi (TIK) mempunyai keunggulan-keunggulan sebagai berikut:
1. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalitis (dalam bentuk kata-kata lisan belaka)
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera.
3. Penggunaan media secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sifat pasif anak didik. Dalam hal ini media berguna untuk menimbulkan kegairahan belajar, memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dan lingkungan serta kenyataan, dan memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya.
Banyak sekali peralatan teknis teknologi informasi dan komunikasi yang dapat digunakan guru sebagai rujukan dalam kegiatan pembelajaran, contohnya seperti memanfaatkan proyektor dan laptop untuk proses pembelajaran.
Dengan demikian maka penggunaan Teknologi Informatika dan Komunikasi dalam pembelajaran tidaklah berat dan akan menjadikan belajar siswa menjadi lebih menarik.
Keberhasilan dalam pembelajaran adalah hal yang sangat penting. Keberhasilan tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan metode pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran yang menarik serta pemanfaatan Teknologi Informatika dan Komunikasi sebagai cara terbaik.
Keberhasilan seorang guru dalam memahamkan konsep kepada siswanya tidak terlepas dari peran TIK yang membuat anak tertarik sekaligus penasaran. Banyak media pembelajaran yang bermacam-macam yang bisa digunakan secara fisik maupun elektronik. Namun alangkah baiknya jika guru juga mampu menguasai teknologi secara dinamis yang dapat disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan materi pembelajaran yang akan disampaikannya.
Penulis Nur Junaenah
Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar