Selamat Datang di Laman AGPG (Asosiasi Guru Penulis Grobogan) Asosiasi Guru Penulis Grobogan, merupakan perkumpulan guru yang berkomitmen untuk mengembangkan kompetensi bidang penulisan buku dan penyediaan bahan ajar bagi siswa

Mulai dari Nol Cukup Besar

Jenis Reportase
Oleh: Arif Setyo Nugroho 
SDN 3 Prigi

Tulisan ini bukan tentang mengisi motor di pom bensin. Seperti kejadian beberapa minggu yang lalu tentang penipuan bahan bakar oplosan. Tulisan ini menggambarkan kemampuan dan pengetahuan saya tentang menulis. Secara jujur saya akui masih nol. Mengapa nolnya cukup besar? Karena saya lakukan pada usia yang sudah tidak muda tetapi bisa dikatakan belum terlalu tua juga.
Hari Selasa, 25 Maret 2025 merupakan langkah awal untuk beranjak meninggalkan status nol cukup besar. Saya mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) penulisan buku yang diselenggarakan oleh Asosiasi Guru Penulis Grobogan (AGPG). Meskipun ada unsur keterpaksaan tetapi tidak ada salahnya demi sebuah kebaikan.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan selamat datang kepada para peserta diklat dari Ibu Lilik selaku host zoom meeting. Beliau memang layak dengan tugas ini, karena sering mengisi acara-acara diklat maupun seminar. Pembawaan yang ramah senyum renyah selalu mengiringinya. Mungkin ini salah satu yang menggugah semangat dan mood para peserta.
Peran yang tak kalah penting dengan host dalam kegiatan ini adalah pembawa acara. Tim AGPG mempercayakan kepada Ibu Farida. Bu Farida dan Bu Lilik terlihat anggun, sopan, dan menawan. Meskipun saya hanya melihat dari handphone batangan, spek kentang dengan pelindung layar yang sudah agak kusam.
Sambil menunggu kedatangan Kepala Dinas untuk membuka kegiatan diklat ini, tim mengisinya dengan materi-materi tentang penulisan. Materi yang pertama disampaikan oleh Ibu Sutarti. Beliau membahas tentang tahapan – tahapan menulis. Pemaparan jelas dan lugas disertai dengan contoh-contoh juga. Saat penyampaian materi ini saya berusaha untuk mengikuti dengan serius, tetapi godaan untuk mengintip siapa saja yang ikut zoom meeting membawa saya berselancar melihat teman-teman yang ikut diklat. Pada sesi ini ternyata masih banyak teman yang on camera. Meskipun sambil melihat teman-teman yang ikut diklat, saya tetap mendengarkan apa yang disampaikan Bu Sutarti.
Materi kedua disampaikan oleh Bapak Eko Budiyono. Materinya tentang gaya bahasa, kalimat efektif, ada juga tentang kalimat ruwet. Menurut Pak Eko kalimat ruwet kalimat yang lebih dari 17 kata. Penyampaian materi Pak Eko harus jeda sementara karea Bapak Purnyomo selaku Kepala Dinas Pendidikan sudah hadir untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara. Keisengan saya muncul lagi ketika sambutan dari Kepala Dinas. Saya melihat galeri teman-teman peserta lainnya. Saya amati sebagian besar teman-teman memasang wajah yang lebih serius. Sepertinya kali ini agak takut tersenyum apalagi cengengesan di depan kamera.
Sambutan Bapak Purnyomo tentang motivasi kepada guru-guru untuk mengembangkan kompetensi melalui menulis buku. Guru yang sudah bersertifikasi diharapkan memanfaatkan momen ini untuk menulis buku melalui "Gerakan Bersama Guru Bisa Menulis Buku" atau diakronimkan menjadi Gema Rusa Menuku. Sambutan diakhiri dengan yel-yel PGRI tetapi setelah pembawa acara akan melanjutkan kegiatan tiba-tiba Pak Purnyomo balik lagi. Ternyata beliau lupa membuka acara ini. Beliau kemudian membuka acara diringi tepuk tangan tak bersuara dari peserta diklat.
Materi Pak Eko yang tersedia kembali dilanjutkan. Pak Eko memberikan pemaparan tentang menulis yang cakupannya lebih luas. Materi yang disampaikan pada akhir sesi tentang jenis buku apa saja yang disepakati untuk dibuat oleh peserta.
Sesi terakhir tanya jawab yang dipandu oleh Ibu Lilik. Pertanyaan bisa melalui rise hand atau kolom komentar. Saya termasuk yang tidak bertanya karena sudah banyak teman yang bertanya. Waktu yang digunakan untuk sesi juga sudah mepet. Dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maka saya cukup mendengar teman-teman bertanya dan menyimak jawaban dari para narasumber. Alhamdulillah sesi telah berakhir dan baterai hp saya ternyata masih mampu bertahan tidak sampai nol yang cukup besar.

Silakan berkomentar dengan sopan

0 Komentar