GROBOGAN — Pelaksanaan hari kedua Diklat Penulisan Buku bagi murid jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Grobogan tahun 2026 yang mengusung gerakan GEMARI MENU BUKU (Gerakan Bersama Murid Menulis Seribu Buku) berlangsung dengan penuh antusias secara daring pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan berharga ini terselenggara atas kolaborasi erat antara Asosiasi Guru Penulis Grobogan (AGPG) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan guna memacu budaya literasi serta melahirkan penulis-penulis muda berbakat di ranah daerah.
Setelah sukses dibuka dan dibekali materi dasar penulisan serta kebijakan literasi pada hari pertama, agenda hari kedua difokuskan pada penguatan teknis penulisan, kaidah integritas akademik, hingga proses penyuntingan naskah secara komprehensif. Sesi pelatihan pada hari kedua dipandu secara interaktif oleh Sutarti, S.Pd.SD selaku moderator yang mengawal kelancaran jalannya pemaparan materi serta diskusi bersama para peserta.
Menggali Potensi Fiksi dan Nonfiksi Bersama Sumarsih,
S.Pd., M.Pd.
Sesi pertama diawali oleh narasumber Sumarsih, S.Pd., M.Pd. yang memaparkan Materi 4: Penulisan Buku Fiksi dan Non Fiksi. Dalam presentasinya, beliau menguraikan secara mendalam perbedaan karakteristik antara penulisan kreatif (fiksi) seperti cerita pendek, novel anak, dan fabel, dengan penulisan berbasis fakta (nonfiksi) seperti esai populer, memoar, dan artikel deskriptif.
"Murid-murid memiliki daya imajinasi dan pengalaman hidup yang sangat kaya. Tugas kita melalui program GEMARI MENU BUKU adalah membantu mereka menyalurkan ide-ide tersebut ke dalam kerangka tulisan yang terstruktur, baik itu kisah fiksi yang imajinatif maupun tulisan nonfiksi yang informatif dan menginspirasi," jelas Sumarsih saat menyampaikan paparannya.
Beliau memberikan strategi praktis dalam menentukan ide cerita, membangun karakter yang kuat, mendesain alur (plot) untuk fiksi, serta teknik mengumpulkan data empiris sederhana untuk naskah nonfiksi yang ramah bagi usia sekolah dasar dan menengah.
Pengutipan, Anti-Plagiarisme, dan Teknik Penyuntingan
Naskah oleh Isna Aina Hidayati, S.Pd.
Kegiatan berlanjut ke sesi berikutnya yang menghadirkan narasumber Isna Aina Hidayati, S.Pd. yang menyampaikan dua materi krusial berturut-turut, yaitu Materi 5: Teknis Pengutipan dan Plagiarisme serta Materi 6: Teknik Penyuntingan dan Revisi.
Dalam pemaparannya mengenai etika menulis, Isna menekankan pentingnya menanamkan sikap jujur dan berintegritas sejak dini. Beliau memberikan contoh konkret teknis pengutipan karya orang lain yang benar agar karya para murid terhindar dari tindakan plagiarisme.
Memasuki sesi penyuntingan, Isna membagikan panduan praktis self-editing maupun penyuntingan sejawat. Para peserta dibekali kemampuan teknis untuk mengidentifikasi kesalahan ejaan sesuai PUEBI/EYD, kerapian struktur kalimat, keterbacaan paragraf, hingga penyelarasan tata bahasa agar naskah siap diterbitkan secara profesional.
Langkah Konkret Menuju Seribu Buku Murid Grobogan
Sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator Sutarti, S.Pd.SD berlangsung sangat dinamis. Banyak guru pendamping dan siswa mengajukan pertanyaan seputar tantangan menulis cerpen, menyelaraskan dialog fiksi, hingga menyunting naskah yang terlalu panjang.
Usai rampungnya tahap In-Service Training secara daring ini, seluruh peserta gerakan GEMARI MENU BUKU akan memasuki tahap pendampingan intensif (On-Service Training) yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September hingga Oktober 2026. Jadwal luring akan dilaksanakan di tanggal 1-3 September 2026 untuk peserta per Kawedanan dan tempat sesuai yang disediakan. Selama dua bulan tersebut, Tim Fasilitator AGPG dan Dinas Pendidikan akan mendampingi peserta secara online dalam penyusunan outline, penulisan draft naskah lengkap, hingga tahap finalisasi naskah buku yang siap cetak.
Melalui semangat kolaborasi ini, Kabupaten Grobogan optimistis dapat melahirkan seribu karya buku otentik buah tangan para pelajar SD dan SMP, sekaligus mengukuhkan komitmen daerah dalam membangun generasi literat, kreatif, dan berkarakter murni.

Silakan berkomentar dengan sopan
0 Komentar