Selamat Datang di Laman AGPG (Asosiasi Guru Penulis Grobogan) Asosiasi Guru Penulis Grobogan, merupakan perkumpulan guru yang berkomitmen untuk mengembangkan kompetensi bidang penulisan buku dan penyediaan bahan ajar bagi siswa

Merah Putih Berkibar di Setiap Desa, Toroh Serentak Rayakan HUT Pramuka ke-65

TOROH — Semangat kepramukaan membahana di seluruh penjuru Kecamatan Toroh pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-65, Kwartir Ranting (Kwarran) Toroh menggelar upacara peringatan secara serentak di tingkat desa, melibatkan seluruh Gugus Depan SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Kwartir Ranting Toroh. Berbeda dari upacara pada umumnya yang biasa dipusatkan di satu titik kecamatan, tahun ini Kwarran Toroh menerapkan skema desentralisasi dengan memusatkan pelaksanaan upacara di masing-masing desa. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 31/1505-C tertanggal 4 Agustus 2026, yang menginstruksikan agar seluruh Gugus Depan yang berada dalam satu wilayah desa menggabungkan diri dan melaksanakan upacara secara bersama-sama di satu tempat yang disepakati. Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di halaman SD Negeri 2 Krangganharjo, yang menjadi lokasi terpusat bagi Gugus Depan se-Desa Kranggan. Ratusan siswa mengenakan seragam Pramuka lengkap tampak berbaris rapi di halaman sekolah yang telah dihiasi umbul-umbul dan spanduk bertuliskan "Upacara Hari Pramuka Ke-65 Kwartir Ranting Toroh". Suasana khidmat terasa sejak pagi, diiringi kibaran Bendera Merah Putih dan bendera Pramuka yang berkibar gagah di tiang-tiang halaman sekolah. Kepala Desa Didapuk Sebagai Pembina Upacara Sesuai ketentuan dalam edaran, posisi Pembina Upacara pada peringatan tahun ini diamanatkan langsung kepada Kepala Desa selaku Ketua Majelis Pembimbing Desa (Mabisa) di masing-masing wilayah. Kebijakan ini menjadi bentuk penguatan sinergi antara pemerintah desa dan Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda di tingkat akar rumput. Upacara berlangsung dengan tata urutan baku layaknya upacara Hari Pramuka pada umumnya: dimulai dari penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Dasa Darma dan Dwi Darma Pramuka, hingga puncaknya yakni pembacaan amanat Pembina Upacara. Peserta upacara terdiri atas siswa kelas IV, V, dan VI dari jenjang SD/MI, kelas VII hingga IX dari jenjang SMP/MTs, serta kelas X hingga XII dari jenjang SMA/SMK/MA, didampingi para pembina gugus depan dan perangkat desa setempat. Usung Tema Besar Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas Peringatan HUT Pramuka ke-65 tahun ini mengusung tema besar **"Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045"**. Tema ini sejalan dengan semangat nasional dalam mendorong ketahanan pangan sebagai salah satu pilar menuju cita-cita Indonesia Emas. Untuk menyemarakkan momentum ini, Kwarran Toroh turut mengimbau setiap gugus depan memasang bendera Pramuka dan umbul-umbul di lingkungan sekolah sejak 7 hingga 31 Agustus 2026, serta menggelar kegiatan bakti sosial, kebersihan lingkungan, dan penanaman pohon di satuan pendidikan masing-masing. Sebagai bentuk dukungan, Kwartir Ranting Toroh turut mengalokasikan subsidi kegiatan sebesar Rp300.000 beserta banner upacara untuk 16 titik pelaksanaan yang tersebar di seluruh desa. Dilanjutkan dengan Jambore Ranting dan Perkemahan Jumat-Sabtu Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan HUT Pramuka ke-65 tidak berhenti begitu saja. Seluruh peserta tingkat SD/MI langsung melanjutkan kegiatan dengan mengikuti PERJUSA (Perkemahan Jumat Sabtu), yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 14–15 Agustus 2026, bertempat di pangkalan masing-masing sekolah. PERJUSA yang mengusung tema "Mandiri, Kreatif, dan Berkarakter untuk Indonesia Maju" ini diisi dengan beragam kegiatan menarik, mulai dari pendirian tenda, teknik kepramukaan, penanaman nilai-nilai karakter dan cinta tanah air, memasak, hingga malam puncak berupa upacara api unggun dan pentas seni budaya. Kegiatan berlanjut hingga keesokan paginya dengan agenda olahraga, penjelajahan, serta bakti sosial dan bakti lingkungan sebelum akhirnya ditutup dengan upacara penutupan pada siang harinya. Ketua Kwartir Ranting Toroh, Wahyu Kusumaningtyas, S.Pd.SD., M.Pd., menekankan bahwa seluruh dokumentasi kegiatan — mulai dari prosesi pengibaran bendera, sosok pembina upacara, hingga antusiasme peserta — wajib diunggah ke media sosial masing-masing satuan pendidikan dengan menandai akun resmi Kwarran Toroh, sebagai bentuk transparansi sekaligus syiar semangat kepramukaan kepada masyarakat luas. Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang digelar serentak di seluruh desa se-Kecamatan Toroh ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kepanduan tak lekang oleh waktu — tumbuh dari halaman sekolah desa, menyatu dengan cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Silakan berkomentar dengan sopan

0 Komentar